Mencegah
Diabetes Mellitus dengan Susu Kambing
Bagaimana
Mencegah Diabetes Mellitus dengan Susu Kambing?. Diabetes
mellitus, atau penyakit kencing manis adalah penyakit yang disebabkan
karena kekurangan hormon insulin dan konsumsi gula berlebih. Pemicu lain berupa kekurangan mineral-mineral tertentu yang
diperlukan untuk metabolism pankreas. Akibatnya pankreas gagal memproduksi
hormon insulin. Hormon itu berperan mengatur kadar gula darah. Jika kadar gula
darah melebihi normal, menyebabkan ginjal ikut mengeluarkan gula bersamaan
dengan urine. Jika seseorang juga tidak pernah berolah raga, aka tanpa
disadari kadar gula dalam darah akan semakin naik
Gula bersifat menarik cairan
sehingga volume urine berlebih. Dampaknya penderita diabetes akan kerap bolak-balik
ke kamar kecil. Cairan banyak yang hilang menyebabkan gampang sekali haus,
selain itu glukosa yang terbuang bersama air kemih menyebabkan tubuh kehilangan
energy. Tubuh akhirnya gampang lelah dan mudah lapar. Tak jarang hilangnya
energy juga membuat penderita diabetes mudah mengantuk.
Susu kambing etawa, selain dapat digunakan untuk terapi dan mencegah beberapa penyakit
seperti asam urat, hipertensi, rematik, asma dan lainnya, ternyata juga sangat
bermanfaat untuk meringankan resiko penyakit diabetes mellitus.
Kandungan utama dalam susukambing yang sangat berperan dalam terapi diabetes adalah A2 beta-casein
yang cukup tinggi. Jenis protein ini dengan ditopang oleh lengkapnya kandungan
yang lain, sangat berperan dalam mengurangi resiko penyakit diabetes millitus.
Hal ini berbeda dengan susu sapi yang tinggi A1 Beta-casein yang justru sangat
tidak bagus pagi penderita diabetes.
Susukambing etawa mampu mencegah diabetes karena kaya nutrisi.
Kekurangan Nutrisi juga memicu diabetes mellitus karena produksi insulin oleh
pankreas terhambat. Susu kambing etawa kaya protein dan asam amino menambah
nutrisi tubuh menjadi lebih baik, pankreas bekerja optimal untuk memproduksi
insulin. Sehingga apabila mengkonsumsi susu kambing etawa secara rutin, insya
Allah akan mengurangi resiko diabetes. Semoga bermanfaat.



